Wagub: Ajak Alumni Smada Bekerjasama Mambangun Kaltim
SAMARINDA- Wakil Gubernur Kaltim H Hadi Mulyadi mengatakan kegiatan reunian tentu bertujuan menjalin dan mempererat silaturahmi serta sharing informasi terkait berbagai kegiatan yang sifatnya positif.
"
Ajang reunian salain melepas kangen setelah sekian tahun tidak bertemu,
juga merupakan salah satu kegiatan
dalam menyambung dan mempererat silaturami dan bekerjasama dalam mendukung
berbagai program pembangunan Kaltim," kata Hadi Mulyadi saat menghadiri
reuni ke-30 tahun SMA Negeri 2 (Smada) Samarinda angkatan 1986-1989, di Hotel
Harris Samarinda, Sabtu (3/8/2019).
Hadi
Mulyadi yang juga alumni Smada angkatan 1987 mengatakan reuni ini tempat untuk bercerita dan mengenang
kisah saat masih menjadi siswa di sekolah SMA Negeri 2 di kala itu. Kegiatan
ini kesempatan para alumni Smada khsusunya angkatan 86-89 a untuk dapat berjumpa dan bercerita.
"Dengan berjumpa, kita dapat mengenang kisah serta dapat bercerita
masa-masa saat kita masih bersekolah disini, suatu ungkapan perasaan pertemanan
tidaklah bisa digantikan dengan apa pun," ujarnya
Hadi
Mulyadi mengharapkan kepada para mantan
alumni Smada untuk dapat ikut
berpranserta dalam menjaga almamater dan meningkatkan reputasi sekolah, maupun
mendukung program-program pemerintah.
Partisipasi para alumni Smada Samarinda sangat diperlulan dalam
mendukung pembangunan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat, setidaknya
pemikiran dan sarannya sangat diperlukan.
"
Untuk itu, dalam program kerjanya kedepan, diharapkan agar alumni Smada dapat
membuat program dan kegiatan yang dapat membantu program pemerintah. Sekecil
apapun bantuan yang diberikan, sangat besar artinya bagi masyarakat untuk
kemajuan Kaltim," pesan Hadi Mulyadi.
Dalam
kesempatan tersebut Wagub Hadi Mulyadi
mengukuhkan kepengurusan Ikatan Alumni (IKA) SMA Negeri
2 (Smada) Samarinda angkatan 1986- 1989, priode tahun 2018-2021 yang
diketuai Wawan Syahrani. Serta menyerahkan tali asih kepada mantan kepala Smada
yang pertama FX Sudiran, kepala sekola Smada saat ini Muktar Lubis serta mantan guru-guru Smada Samarinda.(mar/poskotakaltimnews.com)